H M Sani Peresmian Infrastruktur Gas Bumi PGN di Batam

Bpk Haji Muhammad Sani Yang Tahun Lalu Masih menjabat sebagai Gubernur Kepulauan Riau, turut menghadiri Peresmian Infrastruktur Energi Baik atau Gas Bumi PGN di Batam. Salah satu kenangan dari H. M. Sani setahun sebelum mengembuskan tutup usia di RS Abdi Waluyo, Adalah penyampaian harapan masyarakat kepri yang di wakilinya, pada acara Peresmian Infrastruktur Gas Bumi PGN di Batam tersebut.

Dalam acara Peresmian Infrastruktur Gas Bumi PGN di Batam Tahun kemarin, almarhum H M Sani meninggalkan kenangan ucapan terimakasih kepada kementrian terkait. Penambahan Infrastruktur Gas Bumi PGN di Batam, merupakan salah satu respon solusi sebagai jawaban kebutuhan energi baik, di batam dan sekitarnya akan di upayakan tercukupi oleh pemerintah melalui kementrian ESDM yang menugaskan PGN sebagai operator pengelolaanya.

Tercukupinya kebutuhan Energi baik dari Gas Bumi untuk sektor kelistrikan secara otomatis akan mendorong produksi energi listrik di batam. Energi listrik yang telah di hasilkan di harapkan juga dapat di alirkan menuju kepulauan bintan untuk kebutuhan berbagai sektor di sana melauli kabel bawah laut yang sudah di kerjakan. Dengan adanya adanya suplai energi yang cukup ke kepulauan bintan maka H.M Sani berharap tarap hidup dan perekonomian masyarakat bintan akan meningkat, yang tentunya bisa menjadi salah satu penunjang laju pertumbuhan ekonomi secara nasional.
Sebagai perwakilan masyarakat melayu dan warga kepri, gubernur kepri tersebut lembali menyampaikan ucapan terima kasihnya serta menutupnya dengan lantunan syair yang indah.

Anak nelayan memancing ikan,…
Pergi memancing di malam hari,…
Pada Pak menteri kami harapkan,…
Untuk pemenuhan kebutuhan gas bumi masyarakat kepri,…

Sunguh terang sinar mentari,…
Di malam hari Sinar rembulan,…
Pak meneri penuhi harapan kami,…
Budi bapakk tak terlupakan,…

Itulah beberapa kenangan di tahun tahun terakhir Bpk Haji Muhammad Sani setahun sebelum Kabar duka datang pada bulan april lalu di tahun 2016 ini. H M Sani Peresmian Infrastruktur Gas Bumi PGN di Batam juga sempat berphoto bersama serta menanda tangani beberapa dokumen kesepakatan kerja bersama dengan PGN yang di lakukan oleh direktur utama PGN bpk Hendi Prio Santoso.

Dari sektor energi mentri ESDM sudirman said juga menyampaikan beberapa hal yang sudah di kerjakan oleh kementrian yang di pimpin oleh nya. Secara garis besar menteri Sudirman said menyampaikan beberapa langkah yang akan di lakukan untuk indonesia kedepan dia antaranya adalah; keharusan pergeseran ekonomi kita di sisi energi yang seblumnya hanya semata mengandalkan sumberdaya yang ada, mengambilnya, menjualnya lalu perolehan dana di gunakan untuk APBN, menjadi Sumberdaya di ambil, Diolah dan di kelola untuk menjadi input bagi dunia industri, yang diharapkan mampu menghidupkan pertumbuhan ekonomi, yang tentunnya akan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat. Jika kesejahteraan masyarakat meningkat maka perolehan pajak untuk mendanai APBN bisa bertambah pula. Pada intinya menteri ESDM mengutamakan perputaran perekonomian untuk di dalam negeri, dengan sumber daya energi baik dari gas bumi yang di kelola oleh PGN ini.

Tingat pengetahuan, pendidikan,kemampuan atau skill alias keterampilan kita, menjadi hal yang menentukan keberhasilan program pengelolaan sumber daya energi baik dari gas bumi yang ada. Sebagai gambarannya kiranya seperti panen singkong. Dulu cabut atau panen lalu jual singkongnya sekarang dengan adanya keterampilan yang di tingkatkan serta dukungan pemerintah dari berbagai lini maka prosesnya harus di ubah, menjadi cabut lalu di olah, bisa jadi keripik dan sejenisnya, dikemas dengan warna rasa, kemudian di pasarkan dengan ceria yang tentunya dengan nilai yang sudah meningkat. walaupun ga pas tapi itulah yang bisa di gambarkan penulis, dalam narasi video Peresmian Infrastruktur Gas Bumi PGN di Batam ini.

Pada kesempatan pembukaan Peresmian Infrastruktur Gas Bumi PGN di Batam menteri ESDM sudirman said juga menyampaikan apresiasinya kepada budaya keselamatan kerja yang di jalankan oleh seluruh jajaran PGN, Hingga ke sopir pun yang sempat mengingatkan menteri yang belum memasang safety belt. Wah rupanya memang penghargaan ASEAN-OSHNET yang di genggam oleh PGN selama 3 tahun terakhir ini sangat tepat, karena budaya keselamatan kerja memang betul benar di terapkan dengan disiplin tinggi hingga seluruh pelaksana bumn yang bergerak di bisang energi baik mengelola gas bumi ini bisa mencapai angka nol kecelakaan kerja selama kurun waktu 3tahun terakhir ini.

Semoga saja budaya kerja PGN dalam mengelola gas bumi dan melayani kebutuhan energi baik untuk indonesia terus berkembang dan bertumbuh, serta tidak lengah dengan hujan pukian yang ada. Termasuk punian dari menteri ESDM sudirma said dalam acara Peresmian Infrastruktur Gas Bumi PGN di Batam tersebut.

dari Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau
ke Pulau Bintan

114 jam (2.089 km)
melalui Batam (Sekupang) – Tj. Priok/Belawan – Tj. Priok/Tj. Priok – Batam (Sekupang)/Tj. Priok – Belawan dan Bitung – Kijang/Kiijang – Tj. Priok/Kijang – Bitung/Tj. Priok – Kijang
114 jam tanpa macet
Rute ini mencakup feri.
Batam
Kota Batam, Kepulauan Riau

Ambil Jl. Bungur dan Jl. S Parman ke Jl. Jenderal Ahmad Yani
8 mnt (3,6 km)

Ke arah barat laut
210 m

Belok kiri
400 m

Belok kanan menuju Jl. Bungur
20 m

Belok kiri menuju Jl. Bungur
130 m

Belok kiri ke Jl. Bungur
1,8 km

Belok kiri ke Jl. S Parman
1,0 km

Ambil Jl. Gajah Mada ke Batam (Sekupang) – Tj. Priok/Belawan – Tj. Priok/Tj. Priok – Batam (Sekupang)/Tj. Priok – Belawan di Tanjung Pinggir
27 mnt (20,1 km)

Naik feri Batam (Sekupang) – Tj. Priok/Belawan – Tj. Priok/Tj. Priok – Batam (Sekupang)/Tj. Priok – Belawan
Jalan tol
63 jam (1.120 km)

Naik feri Bitung – Kijang/Kiijang – Tj. Priok/Kijang – Bitung/Tj. Priok – Kijang
Jalan tol
50 jam (892 km)

Belok kanan menuju Jl. Merdeka
4 mnt (350 m)

Berkendara dari Jl. Wr Supratma dan Jl. Lintas Bar. ke Ekang Anculai
1 jam 8 mnt (49,6 km)

Belok kiri ke Jl. Merdeka
99 m

Belok kanan ke Jl. Bintan
250 m

Terus ke Jl. Tabin
150 m

Belok kiri ke Jl. Diponegoro
220 m

Belok kanan ke Jl. Bakar Batu
950 m

Terus ke Jl. Brigjen Katamso
1,2 km

Belok kiri ke Jl. Sultan Machmud
750 m

Belok kanan
2,0 km

Belok kanan ke Jl. RE Martadinata
350 m

Belok kiri ke Jl. D.I. Panjaitan
1,7 km

Terus lurus ke Jl. Wr Supratma
7,0 km

Belok kiri ke Jl. Lintas Bar.
10,4 km

Terus lurus
24,5 km

Berkendara ke tujuan Anda di Sri Bintan
5 mnt (3,0 km)

Belok kanan
1,0 km

Belok kanan
1,4 km

Belok kiri
700 m
Pulau Bintan
Petunjuk arah ini hanya untuk perencanaan. Anda mungkin menemukan bahwa proyek konstruksi, lalu lintas, cuaca, atau kejadian lain dapat menyebabkan kondisinya berbeda dari hasil peta, maka sesuaikan rute. Patuhi semua rambu atau pemberitahuan mengenai rute Anda.
https://goo.gl/maps/23aGkpVYuzt

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s