Menurut Presiden Jokowi: Penjual Itu Harus Tersenyum, Jangan ‘Merengut’

Resmikan Pasar Giwangretno, Presiden Jokowi: Penjual Harus Tersenyum, Jangan ‘Merengut’

Setelah meresmikan Pasar Manis Purwokerto I dan meninjau saluran irigasi hasil pencairan dana desa tahun 2015, di Desa Kedunguter, Kabupaten Banyumas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung melanjutkan perjalanan ke Kebumen, guna meresmikan Pasar Rakyat Giwangretno, di Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (4/5) siang.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi meminta para pedagang untuk menjaga kebersihan pasar yang baru diresmikannya itu. “Jangan sampai kotor, pasar itu harus bersih,” ujar Presiden menyampaikan pesannya.

Jika musim hujan, Presiden Jokowi mengingatkan, para pedagang agar menjaga supaya pasar tidak boleh becek. “Apalagi musim kering juga tidak boleh becek,” tuturnya.

Presiden juga meminta para pedagang agar menjaga pasar tersebut tidak bau. Caranya, lanjut Presiden, agar mereka tiap hari bareng-bareng membersihkan agar pasarnya menjadi pasar yang bersih, tidak kalah dengan mall, tidak kalah dengan supermarket.

Selain itu, Presiden Jokowi meminta agar para pedagang menata rapih dagangannya. “Biar dilihat oleh pembeli itu enak sehingga tertarik untuk beli,” ujarnya.

Dalam kesempatan Presiden Jokowi mengatakan, dirinya membawa celemek sebagai oleh-oleh agar pedagang memiliki seragam. “Tapi kalau ada pembeli datang, penjual harus tersenyum. Jangan ada pembeli penjualnya merengut, nggak laku nanti dagangannya,” pinta Presiden yang disambut senyum para pedagang di Pasar Giwangretno itu.

Pasar Rakyat Giwangretno, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen mengalami perubahan signifikan dimana luas tanah menjadi 4.013 m2 dari semula 3.678 m2. Jumlah pedagang saat ini sebanyak 463 orang, sebelumnya hanya 411 orang; jumlah kios 73 unit, awalnya hanya 66 unit.

Adapun kegiatan pasar sekarang setiap hari, semula hanya dua kali seminggu; omset sehari mencapai Rp104.175.000 per hari, sebelumnya Rp61.650.000 per hari; dan kini telah memiliki fasilitas mushola, kamar mandi, pos kesehatan, tera ulang, sebelumnya tidak memiliki sama sekali fasilitas

gbr https://www.facebook.com/KemensetnegRI/photos/pb.847049758743212.-2207520000.1462355262./964427787005408/?type=3&theater

Resmikan Pasar Manis, Presiden Jokowi: Harusnya Tidak Kalah Dengan Mall Atau Supermarket

Mengawali kunjungannya ke Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pasar Manis, di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (4/5) siang.

 

Harga Petai Di Perkirakan Melonjak Menyambut Pilkada 2017

Dalam sambutannya Presiden Jokowi meminta kepada para pedagang yang kini menempati pasar dengan bangunan baru yang bersih agar menjaga pasarnya jangan sampai ada sampah. “Dijaga, kalau pagi bareng-bareng dipel atau dari pengelola pasar juga dipel, agar pasarnya tidak hanya bersih untuk saat ini, tapi nanti juga 1 tahun, 2 tahun, 5 tahun. Saya ingin menjadi pasar yang bersih, dan tidak becek, dan tidak bau,” tuturnya.

Photo published for Presiden Jokowi Tinjau Irigasi Hasil Dana Desa di Banyumas

Presiden juga meminta para pedagang agar harus mulai belajar menata barang yang rapi, ditata semua apik, pelanggan dilayani yang baik. “Harus tersenyum, nggak boleh kalau ada yang beli malah merengut, tersenyum, supaya tidak kalah pasar kita dengan mall, tidak kalah dengan supermarket,” tuturnya.

Menurut Presiden, harusnya pasar tradisional tidak kalah dengan mall atau supermarket, karena di pasar tidak bayar pajak yang tinggi,  tidak bayar AC, juga tidak bayar listrik yang besar.

“Mestinya dagangannya bisa lebih bisa bersaing, tapi kalau nggak ditata yang baik, juga tidak dilayani dengan senyuman yang baik, ya kalah,” terangnya.

Manfaatkan KUR
Kepada para pedagang di Pasar Manis Purwokerto I, Banyumas itu, Presiden Jokowi juga menyarankan, kalau ingin membesarkan dagangannya, bisa cari modal di bank, Bank BRI, Bank Mandiri, atau bank swasta lainnya.

Tapi Presiden mengingatkan, kalau  pinjam, pinjam yang KUR (Kredit Usaha Rakyat), yang bunganya sembilan persen, setahun. “Jadi ya sebulan itu cuma berapa persen, di atas 1 persen, hanya sembilan persen setahun. Jangan pinjam rentenir, “ tuturnya.

Mengenai Pasar Manis Purwokerto I sendiri, Presiden Jokowi mengatakan, sudah dianggarkan untuk nanti dibuatkan lagi di sebelah pasar tersebut. “Mungkin ya setahun lah jadi kira-kira, insha Allah setahun kita akan ngebut,” ungkap Presiden Jokowi.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan itu antara lain Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Mensesneg Pratikno, Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, Wagub Jateng Heru Sudjatmoko, dan Bupati Banyumas Achmad Husein

https://twitter.com/search?q=jokowi%20pasar%20manis&src=typd

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s