Berita Berita Terpopuler di news.detik.com april hingga awal mei 2016

Bursa Cagub DKI makin panas. PDIP memberi sinyal akan mendukung Gubernur DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“PDI Perjuangan sampai hari ini memang belum merekomendasikan nama cagub dan wagub yang akan ikut bertarung dalam Pilkada 2017. Tetapi jika ditanya soal peluang dan apa strategi PDI Perjuangan, setahu saya selama ini partai ikut mencermati kinerja baik yang dilakukan oleh Ahok dan Djarot selama memimpin Jakarta,” kata politikus PDIP Charles Honoris kepada wartawan, Sabtu (13/2/2016).

Photo published for PLS RT: Jalan2 #5kmAhok ke RPTRA Cipinang Besar Utara

Menurut Charles, secara nasional, elektabilitas Ahok berada di bawah Jokowi dan Prabowo. Saat ini, dia menambahkan, tak ada cagub yang lebih kuat dari Ahok.

Photo published for Jalan2 #5kmAhok di RPTRA Pulo Gundul @basuki_btp @imadya

“Secara statistik sebenarnya yang mampu mengalahkan Ahok di Pilgub DKI 2017 hanya Prabowo,” ujar anggota DPR dari daerah pemilihan DKI Jakarta III ini.

Meski sinyal kuat mengarah ke Ahok, Charles mengatakan belum ada keputusan final dari PDIP soal Pilgub DKI 2017. Saat ini sedang ada mekanisme internal yang berjalan di PDIP terkait Pilgub DKI.

“PDI Perjuangan mungkin belum mengumumkan siapa yang akan didukung sebagai cagub DKI seperti yang sudah dilakukan NasDem. Namun sejarah mencatat bahwa PDI Perjuangan sudah melahirkan tokoh-tokoh perubahan seperti Pak Jokowi dan Ahok di Jakarta, Risma di Surabaya dan Ganjar di Jawa Tengah,” ujarnya.

“Pada waktu yang tepat saya yakin Ibu Mega akan memberikan kejutan yang indah untuk rakyat Jakarta,” imbuh Charles.

http://news.detik.com/berita/3141256/beri-sinyal-dukung-ahok-pdip-bu-mega-akan-beri-kejutan-indah-ke-rakyat-dki#main

Salah seorang korban tragedi Mina, Chulan binti Kasim, yang merupakan WNI asal Sumatera Barat dipulangkan ke Tanah Air. Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz memfasilitasi penuh kepulangan Chulan dengan ambulans udara.

Ambulans udara itu berupa pesawat khusus Aero Medical Aviation (Medevac) dengan nomor registrasi HZMS5B. Chulan diberangkatkan dari Bandara King Abdul Aziz pada Sabtu (30/4) pukul 22.00 waktu Saudi dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, hari ini. Demikian siaran pers KBRI Riyadh yang diterima detikcom, Minggu (1/5/2017).

Sebelum dipulangkan, Chulan telah dirawat selama 8 bulan di RS Al Haras Wataniy. Kondisi Chulan sangat tergantung dengan alat
http://news.detik.com/berita/3200858/raja-salman-pulangkan-warga-sumbar-korban-tragedi-mina-dengan-ambulans-udara

Pria berjaket hitam membonceng teman perempuannya itu tidak bisa mengendalikan kendaraan. “Motor menyenggol pohon besar sehingga mengakibatkan keduanya terpelanting jatuh,” kata Pudjo.

Sesaat setelah insiden tersebut, sambung Pudjo, mobil Kapolda Jabar melintas di TKP. Melihat korban meringkus kesakitan, Jodie langsung turun dari mobilnya untuk mendekati korban.

Dalam sejumlah foto yang diterima detikcom dari Bidhumas Polda Jabar, nampak Jodie memberikan pertolongan pertama kepada korban. Jodie berposisi jongkok dan terlihat memeriksa kaki kanan perempuan yang menjadi korban kecelakaan.

“Akibat kecelakaan itu kedua korban luka-luka lecet,” kata Pudjo

http://news.detik.com/berita/3200860/begini-aksi-kapolda-jabar-tolong-korban-kecelakaan-lalu-lintas-di-purwakarta

Plt Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Hariadi melanjutkan tugas Rustam Effendi untuk membenahi kawasan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan Jumat 29 April lalu, telah didiskusikan mengenai alternatif kepemilikan lahan serta rusun bagi warga Luar Batang.

“Hari Jumat (29/4) dilakukan rapat koordinasi, berkaitan dengan pendataan Luar Batang. Di situ memang ada alternatif pemilikan lahan yang ada di sana. Kita dekati dan koordinasi terhadap kemitraan PT Pluit Sakti Karisma, Karya Teknik Utama,” ujar Wahyu kepada wartawan di kediaman Ahok di kawasan Pantai Mutiara, Jakut, Minggu (1/5/2016).

Dia berharap pekan depan pihaknya dapat berkoordinasi dengan pemilik lahan, sehingga nantinya dapat diselesaikan oleh dinas perumahan. Dia juga menjelaskan bahwa hal ini bukan dilaksanakan secara mendadak.

“Sebenarnya tidak (mendadak). Karena sejak dulu kesediaan tanah dari dinas perumahan tahun ini baru ada. Pada kesempatan tahun anggaran 2016 ini baru realisaskan bersama dinas kelurahan dan pemerintah kota,” jelas Wahyu.

Wahyu belum dapat menjelaskan lokasi persis lahan tersebut. Namun ia mengatakan, letaknya tak begitu jauh dari Masjid Luar Batang.

“Nanti pada dasarnya itu untuk memenuhi kebutuhan yang ada di sekitar Luar Batang. Masyarakat yang mungkin nanti terkena pemerataan tidak akan jauh-jauh dari masjid Luar Batang,” sambungnya.

Apakah warga yang sudah pindah ke Rusun Rawa Bebek nantinya juga bisa ikut pindah ke sana?
http://news.detik.com/berita/3200878/ini-hasil-rapat-koordinasi-pendataan-lahan-dan-permukiman-di-luar-batang

Adanya kewenangan hak berunding di dalam Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) disebutkan yang namanya bipartit itu antara pengusaha dan pekerja itu ada namanya hak berunding. Nah dengan formula seperti ini, seolah-olah hak mereka untuk berunding dicabut. Ini harus dikembalikan,” ujar Dede usai bertemu dengan perwakilan buruh di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Minggu (1/5/2016) siang.

“Formula ini nanti UMK ditambah apa nanti dibagi dengan deflasi daerah, ditambah alfa, di mana alfa merupakan kesepakatan perundingan, itu semua bisa diatur. Jadi jangan kita dipaksakan untuk mengikuti suatu formula yang belum tentu di daerah-daerah bisa sama,” sambungnya.

Dede menyebut pihaknya juga sudah menerima perwakilan dari pemerintah daerah dan industri yang bertanya apa sanksi yang mereka dapat apabila tidak dapat menaikkan upah untuk serikat pekerjanya. “Nah, ini menurut saya perlu dipertimbangkan pemerintah dan pengupahan ekstra kami lakukan. Hasilnya adalah pemerintah mencabut dan menggantikan dengan PP baru yang lebih sesuai dengan UU,” tutup Dede.
http://news.detik.com/berita/3200876/temui-buruh-ini-tanggapan-dede-yusuf-soal-tuntutan-kenaikan-upah

Waspada
Tersangka mengeruk keuntungan sekitar Rp 100 juta lebih dari hasil kejahatannya.

Bagaimana caranya tersangka menggelapkan dana yang seharusnya dicairkan kepada nasabah itu?

“Dia ini kan marketing, tugasnya nyari nasabah yang mau mengajukan KTA. Nah, kalau ada yang mengajukan, isi aplikasi kan ada data-data korban mulai dari nama, alamat dan segala macam. Nah, data korban ini dipalsukan tersangka untuk membuka rekening baru atas nama nasabah,” jelas Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso kepada detikcom, Minggu (1/5/2016).

Sementara itu, Kanit I Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Aszhari Kurniawan mengungkap, kasus ini terjadi sekitar akhir Desember 2015 lalu. Tersangka mengumpulkan aplikasi dari calon nasabah yang mengajukan KTA ke banknya.

“Setelah aplikasi nasabah diterima, pihak bank tidak menghubungi nasabah melainkan marketingnya yang menyampaikan langsung ke nasabah bahwa KTA-nya disetujui,” ungkap Aszhari.

Nah, bukannya memberitahukan kepada nasabah bahwa kreditnya disetujui, dan pancairan dana kepada nasabah, tersangka justru menggelapkannya. Caranya, tersangka menyiapkan rekening baru di bank tersebut untuk pencairan KTA dengan menggunakan data-data nasabah.

“Pada rekening untuk pencairan dana itu, tersangka kan perlu KTP, nah dia menyiapkan KTP atas nama nasabah tetapi dengan memasang foto dan tanda tangan tersangka pada KTP tersebut,” jelasnya.

Dengan modal KTP palsu itulah, tersangka membuka rekening di bank agar dana KTA bisa dicairkan ke rekeningnya itu. Alhasil, uang yang seharusnya diterima nasabah malah masuk ke kantong pribadi si marketing itu.

Kasus ini kemudian terungkap ketika nasabah ditagih angsuran yang menunggak. Nasabah merasa heran dengan adanya tagihan tersebut, karena merasa tidak pernah menerima pencairan dana, apalagi membuka rekening untuk pencairan dana di bank tersebut.

“Jadi setelah tersangka bawa kabur uang nasabah itu, dia kan keluar. Nah, dia membayar cicilan para nasabah per bulan tetapi karena menunggak, akhirnya diketahui adanya penipuan dan penggelapan tersebut,” lanjutnya.

Bank yang menerima laporan dari para nasabah kemudian melakukan penyelidikan. Usut punya usut, bank akhirnya mengetahui bahwa tersangka lah yang melakukan kejahatan tersebut.
http://news.detik.com/berita/3200872/begini-modus-oknum-marketing-bank-menilap-dana-kta-fiktif

“Dulu di sini sulit ditanami. Kami menanam pohon bambu yang ada di taman menggunakan beton bulat (bus) agar bisa tumbuh. Makanya pohon bambu yang tumbuh sekarang ini letaknya dempet,” terang Risma kepada Mega,
http://news.detik.com/berita/3200857/megawati-menjemput-risma-ke-jakarta

10 ABK asal Indonesia yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf dikabarkan telah dibebaskan. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti membenarkan kabar tersebut.

“Iya, saya sudah mengetahuinya,” ujar Kapolri saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (1/5/2016).

Namun mengenai detail pembebasan maupun kondisi 10 WNI itu saat ini, Kapolri menyarankan detikcom bertanya ke Menko Polhukam Luhut Pandjaitan.

“Silakan ke Pak Menko Polhukam untuk keterangannya,” ucapnya.

Kepala BIN Sutiyoso, juga membenarkan kabar tersebut. “Iya betul (dibebaskan),” ucap Sutiyoso.

Sedangkan Jubir Kemlu Arrmanatha Nasir mengatakan, pihaknya belum bisa mengkonfirmasi hal tersebut. Menurut Tata, Kemlu RI dan Kemlu Filipina masih terus kordinasi.

“Sejak pagi Menlu RI terus koordinasi dengan Menlu Filipina dan kita terus koordinasi dengan tim di lapangan. Kita masih upayakan konfirmasi tapi kita belum bisa berikan konfirmasi,” ucap Tata saat dikonfirmasi terpisah.

10 Sandera tersebut merupakan kru kapal Brahma 12 yang menarik kapal tunda Anand 12 berisi batubara. Mereka disandera sejak 26 Maret 2016. Penyanderanya yang berafiliasi dengan Abu Sayyaf meminta tebusan sebesar 50 juta peso atau setara dengan Rp 14,2 miliar
http://news.detik.com/berita/3200920/kapolri-dan-kepala-bin-benarkan-10-wni-yang-disandera-abu-sayyaf-dibebaskan

Bahkan Ahok juga pernah mendapat konfirmasi dari kepala dinas yang diisukan akan mundur dari jabatannya untuk menepis isu perihal pemunduran dirinya yang hanya isapan jempol belaka. Salah satunya dari Kadis Pariwisata dan Budaya DKI Catur Liswanto.

“Saya sudah ngancam sejak Wagub. Kayak Pak Catur katanya mau berhenti dari Dinas Parbud. Aku belum sempat tanya, tapi dia sudah WhatsApp saya, ‘Pak itu bohong. Pak saya enggak mau berhenti kok, Pak’. Jadi siapa yang mau berhenti?” kata Ahok.

Meski demikian Ahok mengaku tidak ingin menghalangi pejabat Pemprov DKI yang benar-benar ingin berhenti. Dia justru akan dengan senang hati mengizinkannya karena masih banyak orang lain yang menginginkan posisi yang ditinggalkan tersebut.

“Tapi jujur loh kalau ada PNS eselon 2 mau berhenti, saya terima kasih. Mungkin dia sudah terlalu kaya, kalau enggak mau turun repot saya. Yang muda ini di bawah semangat ini kerjanya. Tahu enggak, yang mau tes jadi lurah berapa orang? 700-an orang. Makanya kalau camat lurah enggak mau lari kencang, ya harus kita ganti. Percaya deh sama saya, berapa sih yang mau berenti?” urainya.

http://news.detik.com/berita/3200908/anak-buahnya-banyak-yang-ancam-mundur-ahok-sudah-sejak-saya-jadi-wagub

“Sepanjang saya jadi Wagub, hanya satu yang berganti. Itu pun Novrizal. Itu pun karena gertakan kami sebetulnya gara-gara mau pecat Kusnindar, UPT di (Rusun) Marunda. ‘Kalau bapak pecat Kusnindar, kami berhenti’,” cerita Ahok menirukan ucapan Novrizal.

Ratusan PNS yang dilatntik Ahok di Monas/detikcom
Menanggapi hal tersebut, Ahok kala itu langsung melaporkannya kepada Jokowi yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Alih-alih menahannya, Jokowi mempersilakan Novrizal mundur jika memang benar itu keinginannya.

“Saya lapor Pak Jokowi, lalu Pak Jokowi bilang belum masuk suratnya. Jadi sikap kita bagaimana, Pak? Ya, suruh berhenti saja,” terangnya.

http://news.detik.com/berita/3200913/kisah-ahok-tentang-sejumlah-anak-buahnya-yang-mengundurkan-diri

 

GBR Selingan dari https://twitter.com/search?src=typd&q=%235kmahok

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s